judul

INQUIRY OPERATION >> YOUR SECOND HOME TO GET YOUR SUCCESS<<
Showing posts with label Info Tekno Fisika. Show all posts
Showing posts with label Info Tekno Fisika. Show all posts

Wednesday, November 27, 2019

Cara Kerja Speaker

Dikutip dari audioengine.co.id tentang cara kerja speaker sehingga dapat menghantarkan bunyi pada alat – alat elektronik seperti radio, android, computer dan lainnya. Berikut ini penjelasannya.


Dalam sehari-hari kita dapat mendengarkan suara, baik suara dari televisi, radio, komputer, maupun lawan bicara kita diponsel. Selain terdapat di berbagai peralatan elektronika, kita juga bisa mendapatkan speaker yang berdiri sendiri sebagai alat elektronika. Kita dapat membeli speaker sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita. Semua ini bisa karena adanya komponen elektronika yang bernama loudspeaker.

Loudspeaker atau lebih sering disebut dengan speaker adalah transduser yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi frekuensi audio (sinyal suara) yang dapat didengar oleh telinga manusia dengan cara menggetarkan komponen membran pada speaker tersebut sehingga terjadilah gelombang suara.

Tidak semua suara dapat didengar oleh manusia. Suara yang dapat didengar oleh manusia adalah bunyi atau suara yang memiliki frekuensi 20 Hz – 20.000 Hz. Suara pada rentang frekuensi tersebut dikenal dengan suara atau bunyi audiosonik. Timbulnya suara dikarenakan adanya fluktuasi tekanan udara yang disebabkan oleh gerakan atau getaran suatu obyek tertentu. Ketika obyek tersebut bergerak atau bergetar, obyek tersebut akan mengirimkan energi kinetik untuk partikel udara disekitarnya. Hal ini dapat dianologikan seperti terjadinya gelombang pada air. Sedangkan yang dimaksud dengan frekuensi adalah jumlah getaran yang terjadi dalam kurun waktu satu detik. Frekuensi dipengaruhi oleh kecepatan getaran pada obyek yang menimbulkan suara, semakin cepat getarannya makin tinggi pula frekuensinya.

Nah, pada gambar diatas dapat kita lihat bahwa pada dasarnya speaker terdiri dari beberapa komponen utama yaitu cone, suspension, magnet permanen, voice coil dan juga kerangka speaker. Pertama – tama, dalam menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat didengar, speaker memiliki komponen elektromagnetik yang terdiri dari kumparan yang disebut dengan voice coil untuk membangkitkan medan magnet dan berinteraksi dengan magnet permanen sehingga menggerakan cone speaker maju dan mundur. Voice coil adalah bagian yang bergerak sedangkan magnet permanen adalah bagian speaker yang tetap pada posisinya. Lalu, sinyal listrik yang melewati voice coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi gerakan “tarik” dan “tolak” dengan magnet permanen. Dengan demikian, terjadilah getaran yang maju dan mundur pada cone speaker.

Cone adalah komponen utama speaker yang bergerak. Pada prinsipnya, semakin besarnya cone semakin besar pula permukaan yang dapat menggerakan udara sehingga suara yang dihasilkan speaker juga akan semakin besar. Selain itu, suspension yang terdapat dalam speaker berfungsi untuk menarik cone ke posisi semulanya setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga berfungsi sebagai pemegang cone dan voice coil. Kekakuan, komposisi dan desain suspension sangat mempengaruhi kualitas suara speaker itu sendiri. Jadi, cara kerja speaker itu merupakan sebuah rangkaian yang terdiri dari beberapa komponen utama yang tidak dapat dipisahkan.

Itulah penjelasan singkat tentang cara kerja speaker sehingga dapat menghantarkan bunyi, semoga bermanfaat.